Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Menguat, Sinyal Lemah Terkalahkan Permintaan BBM
Tuesday, 11 November 2025 23:10 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak mentah naik karena tanda-tanda melemahnya pasar minyak mentah diimbangi oleh melonjaknya premi untuk bahan bakar seperti bensin dan solar.

Minyak mentah West Texas Intermediate naik sebanyak 1,5% menjadi $61 per barel, mencatat kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Selain kenaikan premi bahan bakar, pedagang teknis yang dikenal sebagai penasihat perdagangan komoditas berpotensi memacu pembelian tambahan dalam beberapa hari mendatang, menurut konsultan Energy Aspects.

"Pemicu pembelian CTA yang lebih besar di atas $64,50 memiringkan keseimbangan risiko ke arah positif," kata James Taylor, kepala layanan kuantitatif di Energy Aspects. Namun, volatilitas dapat dibatasi oleh arus lindung nilai dari para pedagang, tambahnya.

Harga minyak mentah telah menurun tahun ini setelah mencatat kerugian selama tiga bulan terakhir. Kemerosotan yang berkepanjangan ini didorong oleh ekspektasi yang meluas akan surplus global, dengan OPEC dan sekutunya melonggarkan pembatasan produksi sementara para pengebor di luar aliansi juga menambah barel.

Selisih harga kilat untuk minyak mentah West Texas Intermediate telah menyempit menjadi premi hanya 7 sen per barel pada kontrak terdekat dibandingkan kontrak berikutnya, menunjukkan bahwa struktur harga backwardation yang bullish melemah karena pasar diperkirakan akan tetap kelebihan pasokan.

Namun, pasar produk olahan tetap kuat. Premi bahan bakar yang sehat”salah satu tolok ukur patokan harga solar Eropa adalah yang terkuat sejak awal tahun lalu”di samping risiko geopolitik yang lebih luas, telah membantu menjaga harga minyak mentah tetap stabil

"Mungkin adil untuk menyimpulkan bahwa tanpa dukungan kuat dari produk olahan, harga minyak mentah akan lebih rendah," kata Tamas Varga, seorang analis di perusahaan pialang PVM. "Penyempitan backwardation pada WTI dan Brent tentu patut dicatat; namun, kecuali produk olahan dihapuskan secara tegas, dan kapan itu akan terjadi masih harus dilihat, aksi jual besar-besaran pada harga langsung tampaknya tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat."

OPEC dijadwalkan merilis analisis pasar bulanannya pada hari Rabu, sementara Badan Energi Internasional (IEA) akan merilis prospek tahunannya pada hari yang sama. IEA telah memperkirakan rekor kelebihan pasokan tahunan untuk tahun 2026, dan akan memperbarui prospeknya dalam ringkasan bulanannya pada hari Kamis.

WTI untuk pengiriman Desember naik 1% menjadi $60,91 per barel pada pukul 10.23 pagi di New York. Brent untuk pengiriman Januari naik tipis 1% menjadi $64,90 per barel.(alg)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS